Sahabat Kampus

Setelah dua bulan pertama saya masuk kuliah,saya menemukan empat orang teman yang dekat dengan saya. Yang pertama namanya Rusdi Simbolon,bisa dikatakan dialah yang paling dekat dengan saya karena kami tak bisa terpisahkan alias “Soulmate”. Yang kedua namanya Rhone Silalahi,dia orangnya kecil mungil tetapi otaknya paling encer diantara kami berlima,dia itu kecil-kecil si cabe rawit.Lesung pipinya membuat dia terlihat lebih manis🙂. Yang ketiga namanya Angeline Panjaitan,dia anak paling tajir sekaligus yang tertua diantara kami.Angeline stambuk 2010 dan pernah kuliah setahun di IPB,namun dia berhenti kuliah dan mengulang lagi di tahun berikutnya karena dia sakit keras.Angeline tetap semangat dan ceria walaupun dia mengidap penyakit yang sangat serius.Yang keempat namanya Hesti Vera Simarmata,dia orangnya gampang nangis,makanya saya kasih namanya “Hestuna” (Hesti Tukang Nangis) .:-D

                                                                       .oOo.

Dulu pernah persahabatan kami renggang akibat kesalahpahaman.Kerenggangan itu berlangsung selama hampir sebulan.Saya kompak sama si  rusdi dan mereka bertiga sempat menjauh dari kami berdua.Tetapi syukurlah tidak lama kemudian hubungan kami berlima bisa kompak lagi seperti semula.Kami melewati hari-hari di kampus bersama,makan bersama,bercanda tawa,saling menolong,cerita bersama,and all is done together.Kami memiliki karakter ,sifat,dan latar belakang  yang berbeda dan memang perbedaan itu yang menjadikannya begitu indah🙂.

Mereka berempat menjuluki saya dengan sebutan “Juma”,singkatan dari Juwita Malam,itu kalau tidak salah judul lagu lawas yang dulunya terkenal dan laris di pasaran.Tetapi kalau dalam bahasa karo Juma itu artinya ladang atau sawah.Saya sih tidak peduli mau Juma itu lagu atau sawah,yang penting semoga saja saya bisa terkenal seperti lagu juita malam dan sumber kemakmuran seperti sawah,HAHAHAH.

Saya menyadari diantara kami berlima sayalah orang yang paling bodoh dan malas.Kalau mengenai pelajaran,saya selalu tertinggal dan sering bergantung pada mereka.Untung mereka baik dan mau membantu saya,dan saya bersyukur bisa berteman dengan mereka yang pintar dan baik hati🙂.

                                                                     .oOo.

Setahun kami bersama menjalani hari-hari di kampus. Dipertengahan semester tiga,personil kami nambah satu lagi.Namanya Nova Siringoringo,dulu dia anggota geng teman yang lain,karena dia ada masalah dengan gengnya yang lama,dia ingin bergabung dengan kami dan kami menerimanya. Nova itu sifatnya manja dan extra lebay,tetapi dia ramah,peduli, dan aktif berorganisasi.

Personil kami pun jadi enam orang,tetapi sayang ,itu tidak berlangsung lama,akhir bulan oktober 2012 terjadi masalah besar yang tidak bisa diantisipasi lagi.Masalah ini bukan masalah internal,artinya bukan sesama kami berenam yang memiliki persoalan,akan tetapi ini bermula saat salah seorang teman sekelas kami mulai mendekati kami dan kayaknya ingin bergabung dengan geng kami. Namanya Lanita Munthe,orangnya sih pintar dan aktif,Cuma dia seorang dikelas kami yang bidik misi dan dapat beasiswa penuh selama kuliah. Lanita dan Angeline termasuk senior di kelas kami,karena mereka stambuk 2010.Lanita mendekati kami karena dia bertengkar sama gengnya yang lama.Kasusnya boleh dibilang lebih parah dari si Nova.Kehadiran Lanita di geng kami ternyata tidak disambut dengan baik oleh Angeline dan Nova. Menurut mereka Lanita itu hanya memperalat teman kami yang paling pintar,yaitu Rhone. Kata mereka Lanita itu hanya memanfaatkan temannya untuk mencapai IP 4 sesuai ambisinya selama ini,dan setelah dimanfaatkan kemudian akan ditinggalkan sebagaimana dia meninggalkan gengnya yang  lama. Angeline dan Nova sepihak dan seia sekata,mereka berdua menyuruh kami untuk menjauhi Lanita,tetapi kami tidak tega mengusir Lanita dari geng kami. Lama kelamaan Angeline dan Nova mulai menjauhi kami.

Angeline pernah bilang “KALIAN MILIH KAMI ATAU LANITA?? KALAU KALIAN MILIH KAMI,MAKA USIR SI LANITA.TETAPI KALAU KALIAN BEREMPAT LEBIH MILIH LANITA,MAKA KAMI BERDUA YANG AKAN KELUAR DARI GENG INI”,kata Angeline dengan suara tajam kepada kami berempat. Kami berempat pun tak bisa memilih,bukannya kami lebih membela Lanita,bukannya tidak peduli dan tidak membutuhkan mereka berdua. Hanya saja kami merasa bahwa berteman itu tidak perlu ada pilihan,ada syarat,dan ada batas.

Persahabatan kami yang dulunya baik-baik saja mulai rapuh,dan akhirnya pecah. What’s wrong with our friendship?? Everything is overthinking and out of control.

Jika kita memusuhi seseorang,apakah kita juga harus menyuruh orang lain disekitar kita untuk memusuhi musuh kita?? Sekalipun sahabat kita,wajarkah kita melarang sahabat kita untuk menjauhi orang yang kita benci dan kita musuhi?? Tuhan Yesus saja mau menerima orang yang datang padaNya dan mau berteman dengan siapa saja,tak peduli orang itu jahat,baik,kaya,miskin.Tuhan Yesus tahu kalau Yudas Iskariot itu jahat,munafik,pengkhianat,dan akan membawaNya kedalam kematian.Tetapi Yesus tetap memilih Yudas sebagai teman dan sebagai muridNya.

Percayalah kawan jika kita menabur yang baik pasti akan dapat hasil yang baik,dan juga sebaliknya. Tak selamanya orang baik itu selalu berbuat baik,dan juga orang jahat itu tidak selamanya berbuat jahat.Orang jahat pun pasti akan berubah seiring berjalannya waktu dan usia,kalau tidak berubah juga yah biarin saja dia mendapat hasil perbuatannya sendiri,karna hukum karma selalu berlaku bagi setiap orang.

Ingatlah kata pepatah yang mengatakan  “PUNYA 1000 TEMAN  RASANYA MASIH SEDIKIT,TETAPI PUNYA  1  MUSUH RASANYA SANGAT BANYAK”

Tunjukkanlah kamu seorang Mahasiswa yang berkarakter dan punya nilai plus.,

                                                –SALAM MAHASISWA–

Published on: Jan 29, 2013  @12:01

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s