Mengapa Minum Obat Sebelum dan Sesudah Makan??

“Diminum sesudah makan ya pak!!” Begitula ungkapan seorang dokter kepada seorang pasien pada saat memberikan obat. Sebagian dari anda ada yang belum tahu mengapa minum obat harus sebelum dan sesudah makan. Bahkan ada yang diminum dua jam setelah makan atau satu jam sebelum makan dan sebagainya. Hal ini berkaitan dengan obat yang diberikan dan tubuh kita sebagai sang penikmat obat.

Ada beberapa alasan mengapa obat diberikan sebelum dan setelah makan bahkan ada yang bersamaan saat makan serta waktu-waktu tertentu seperti sebelum tidur.
 
Pertama, obat mempunyai tingkat keasaman, seperti yang biasa anda ketahui  zat atau obat yang ‘berpangkat’ HCl atau asam yang lainnya harus diminum setelah makan, karena kalau sebelum makan keadaan lambung kita masih aktif mengeluarkan asam lambung. So, jika obat diminum sebelum makan lambung akan semakin asam, yang ada malah mengiritasi lambung kita. Sebalknya jika obat bersifat basa akan diberikan sebelum makan.
 
Kedua, semua obat dapat diserap dalam kondisi tertentu, ada yang diserap dalam suasana asam dan ada pula yang dalam keadaan normal (setelah makan) dan sebagainya.
 
Ketiga, obat yang ditujukan untuk sasaran tertentu, contohnya obat diabetes ada yang diminum satu jam sebelum makan, satu jam setelah makan dan saat makan. Jika obat diminum beberapa saat sebelum makan, karena kerja obat itu sendiri yang aktif saat glukosa (gula) tinggi dalam darah yang disesuaikan dengan waktu puncak aktif obat dalam tubuh. Logikanya, obat mempunyai puncak aktif satelah 3 jam diminum, sedangkan glukosa bisa mencapai kadar tinggi dalam darah kurang lebih 2 jam, jadi (3 jam – 2 jam = 1jam). Begitu juga dengan obat yang diminum 1 jam setelah makan. Ada juga obat kolesterol yang harus diminum sebelum tidur, ini dikarenakan sistem tubuh yang berkaitan dengan penyakit tersebut aktif saat malam hari maka harus dinonaktifkan.
 
Keempat, obat infus diberikan tidak melihat apakah orang sudah atau belum makan. Ini karena obat langsung dimasukkan ke pembuluh darah dan langsung menuju sasaran dalam waktu yang singkat, tentunya tidak melihat asam atau tidaknya kondisi lambung.
 
Bagaimana kalau minum obat yang diminum tidak sesuai dengan waktunya? Misalnya obat yang seharusnya diminum setelah makan tetapi diminum sebelum makan. Seperti yang sudah saya jelaskan diatas, ini masalah kepatuhan dalam mengkonsumsi obat, jiaka ingin cepat sembuh ikutilah aturan pakai.
 
                                                                    –SALAM WORDPRESSIONER–
 
 
 
 
Published on : Dec 13, 2012  @01:02

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s