Debat Islam Kristen

 Debat Islam Kristen: Siapa yang menang?? Sejujurnya, saya tidak suka menuliskan sesuatu yang berbau SARA, atau yang menanyakan siapa yang benar, siapa yang salah, siapa yang Tuhan, siapa yang sesat, siapa yang hebat, siapa yang hanya isapan jempol. Pertanyaan pertanyaan tersebut, tidak logis. Banyak pertentangan dan saling olok didunia maya ini, sudah banyak dari antara orang-orang Indonesia yang mengakses kata kunci di google seperti; Debat Islam Kristen, Islam Vs Kristen dan sebagainya, sebelum mengarah lebih jauh, saya tidak akan menyatakan siapa yang salah dan siapa yang benar. Mengapa? Apa karna saya takut? Bukan! Untuk selengkapnya sobat bisa melihat persepsi saya berikut ini
 
Debat Islam Kristen: Siapa Yang Menang??

Jawabannya singkat, tidak satupun dari keduanya akan menang. Why? Sebab agama adalah kepercayaan, sesuatu yang katanya dipercaya itu muncul dari iman, cari di Al-Quran, dan Alkitab, semua agama tersebut mengajarkan kebaikan, bukan egoisme dan menantang satu dengan yang lain.

Kan ada buktinya, bukti video Debat Islam Kristen di youtube atau di google. Video Debat Islam Kristen tersebut bisa saja nyata bisa saja direkayasa, dalam arti kondusional (menanyakan sesuatu yang sudah dipersiapkan / dikondisikan sehingga memang tidak ada jawabnnya). Bagi diantara video Debat Islam Kristen tersebut yang mengklaim dirinya benar, baik itu islam benar, kristen benar dsb, kalian telah mencoreng nama baik agama sendiri (kedua-duanya; baik kubu islam maupun kristen).

Perlukah mengetahui siapa yang menang diantara Debat Islam Kristen??
Sekali lagi saya tekankan, AGAMA ITU:
– BUKAN MAINAN
– BUKAN SENJATA HUKUM/POLITIK
– BUKAN HAK MILIK SEGELINTIR ORANG

tetapi AGAMA ADALAH:
– IMAN
– SUMBER SPIRITUAL
– PEMBELAJARAN DIRI

karena:
TIDAK ADA SATUPUN AGAMA YANG
– MENGAJARKAN HAL BURUK
– MENENTANG AGAMA LAIN

Tetapi, memang tak bisa dipungkiri, ada beberapa ayat baik dari Al-Quran dan Alkitab yang mencondongkan diri sebagai satu-satunya Tuhan, bagaimana menyikapinya?? Cukup saling menghargai saja, di dalam pembelajaran PKN (Kewarganegaraan), sudah diajarkan untuk bertoleransi antar agama kan?? Perlukah adanya Debat Islam Kristen?? Saya rasa di sila pancasila pertama kita sudah cukup jelas, KETUHANAN YANG MAHA ESA. Apa artinya? Indonesia lewat dasar negara PANCASILA ingin menuturkan bagaimana leluhur kita bersama-sama bergandengan tangan maju dalam ketidakberagaman menuju Indonesia yang merdeka, dan sikap saling menghargai sangat dibutuhkan, bukan saling mencela.

Perbedaan itu sah-sah saja, memang sulit menyatukan air dan api, tapi apakah kita tidak mampu belajar menahan ego masing-masing? Ini Indonesia, bung! Bukan Arab ataupun Amerika, tidak ada mayoritas dan minoritas, semua sama, semua untuk Indonesia satu.

Pada postingan ini, saya sengaja tidak menuturkan apa saja yang salah dari Debat Islam Kristen, karena ada hal yang lebih penting untuk diluruskan dari pada sekedar memberitahukan ayat-ayat yang salah, yakni; sikap Toleransi dan Saling menghargai yang sudah mulai lenyap di Indonesia, jadi bagaimana sikapmu terhadap Debat Islam Kristen?? Masih ingin bersikeras?? Terserah anda, sebab anda adalah pribadi yang bebas memilih, anda adalah manusia yang diberikan budi dan nalar untuk berfikir secara jernih. Semoga Debat Islam Kristen seperti ini tidak akan terjadi terus menerus, sampai-sampai ada konflik berkepanjangan, dan sekali lagi saya tidak mengklam siapa yang benar dan yang salah, saya juga tidak mengintimidasi, semua adalah upaya untuk meluruskan maksdu bertoleransi dalam beragama.,😀

–SALAM WORDPRESSIONER–

Published on : Dec 13, 2012  @19:47

3 comments on “Debat Islam Kristen

  1. jika anda tidak menemukan kebahagian dalam anda Beragama Islam dulu, bukan agama anda yang musti anda salahkan apalagi Tuhan yang Musti anda persalahkan tapi andalah yang salah karena anda tidak menjalankan agama anda bukan atas dasar keikhlasan dan kesadaran yang penuh tapi karena dipenuhi rasa keterpaksaan…, sehingga karena keterpaksaan/ketidakikhlasan itu menyebabkan hati anda kosong, hati yang kosong menyebabkan jiwa dan pikiran tidak jernih melihat kebenaran, hati yang kosong menyebabkan mudah dimasuki setan..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s